Rabu, 16 Maret 2011

Lembayung Di Tasikmalaya I


1/

Tasikmalaya

Aku datang kepadamu

Dengan setangkai lepuh

Juga segenggam lelah.

Namun

Langitmu sungguh khas

Dan lembut.

Menghembuskan ruh – ruh

Dalam setiap dawai angin

Yang terasa layu

Mengecupku perlahan – lahan.

Izinkan aku untuk mendambamu

Izinkan aku larut

Pada jernih sungaimu.

Terbawa wangi padi

Dan

Tercerai – berai

Oleh derasnya

Air mata desa.

2/

burung – burung mungil

Kenes

Menjamu kedatanganku.

Rendah – rendah

Berputar dengan riang

Di sekitar pematang.

Seakan meminangku

Untuk menjelajahi langit.

Sahut menyahut rimbun dedaunan

Dan semilir malu

Gerak ranting yang berdesir

sungguh melengkapi simfoni di hatiku.

Sawahmu adalah

Sulur kehidupan

Tanpa ujung

Yang membuatku

Semakin sepi.

3/

Maukan kau selalu

menyanyikanku

keheningan surau - surau

Maukah kau

membawaku

ke suatu tempat

Dimana mendung

Adalah kuil bagi

Burung –burung

Melahirkan kesunyian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar